Selasa, 11 September 2012
Pernahkah kalian berfikir mengapa susunan keyboard yang sehari
-hari yang umumnya kita gunakan dibuat dengan susunan yang seperti itu. Dan apakah menurut kamu apakah susunan yang seperti itu merupakan yang paling efisien yang pernah dibuat sehingga kita akan lebih mudah dan cepat untuk kita mengetik.
Begini, susunan keyboard yang dipakai umum sekarang ini (QWERTY) sebenarnya adalah salah satu susunan yang paling tidak efisien yang ditujukan agar kita-kita dapat mengetik dengan lebih lambat. Mengapa demikian? Ini dia sejarah susunan keyboard..
Hal ini berkaitan dengan sejarah mesin ketik yang ditemukan lebih dulu oleh Christopher Latham Sholes (1868). Saat menciptakan mesin ketik prototype sebelumnya, malah sangat memungkinkan kita untuk mengetik dengan lebih cepat.
Terlalu cepatnya kemungkinan dalam mengetik tersebut, sampai- sampai sering timbul masalah pada saat itu. Seringkali saat tombol ditekan, batang-batang huruf (slug) yang menghentak pita itu mengalami kegagalan mekanik, yang lebih sering diakibatkan karena batang-batang itu saling mengait (jamming).
Karena bingung memikirkan solusinya pada saat itu, Christopher Latham Sholes justru mengacak-acak urutan itu demikian rupa sampai ditemukan kombinasi yang dianggap paling sulit untuk digunakan dalam mengetik. Tujuannya jelas, untuk menghindari kesalahan-kesalahan mekanik yang sering terjadi sebelumnya.
Akhirnya susunan pada mesin ketik inilah yang diturunkan pada keyboard sebagai input komputer dan pada tahun 1973 diresmikan sebagai keyboard standar ISO (International Standar Organization).
Sebenarnya ada beberapa standar susunan keyboard yang dipakai sekarang ini. Sebut saja ASK (American Simplified Keyboard), umum disebut DVORAK yang ditemukan oleh Dr. August Dvorak sekitar tahun 1940.
Secara penelitian saat itu, susunan DVORAK memungkinkan kita untuk mengetik dengan lebih efisien. Tetapi mungkin karena terlambat, akhirnya DVORAK harus tunduk karena dominasi
QWERTYyang sudah terjadi pada organisasi-organisasi dunia saat itu dan mereka tidak mau menanggung resiko rush apabila mengganti ke susunan keyboard DVORAK.
Perbandingan antara efisiensi mengetik antara keyboard QWERTY (kiri) dan keyboard DVORAK (kanan) Satu-satunya pengakuan adalah datang dari ANSI (American National Standard Institute) yang menyetujui susunan keyboard Dvorak sebagai versi "alternatif" di sekitar Tahun 1970. Susunan keyboard lainnya yang masih perkembangan dari susunan QWERTY adalah QWERTZ yang dipakai di negara seperti Hungaria, Jerman, Swiss, dll. AZERTY oleh negara Prancis dan Belgia, QZERTY
sumber : http://blog-gugling.blogspot.com
Perbandingan antara efisiensi mengetik antara keyboard QWERTY (kiri) dan keyboard DVORAK (kanan) Satu-satunya pengakuan adalah datang dari ANSI (American National Standard Institute) yang menyetujui susunan keyboard Dvorak sebagai versi "alternatif" di sekitar Tahun 1970. Susunan keyboard lainnya yang masih perkembangan dari susunan QWERTY adalah QWERTZ yang dipakai di negara seperti Hungaria, Jerman, Swiss, dll. AZERTY oleh negara Prancis dan Belgia, QZERTY
sumber : http://blog-gugling.blogspot.com
Langganan:
Posting Komentar
(Atom)
Blogroll
About
Pages
SLIDER WIDGET
Diberdayakan oleh Blogger.
Social Icons
Social Icons
Popular Posts
-
Penampilan pembalap asal Italia, Valentino Rossi di Sirkuit Sachsenring, Jerman Minggu, 17 Juli 2011 besama tim Ducati Corse dengan menungga...
-
MEMBUAT PERFORMA LAPTOP LEBIH CEPAT DIKUTIP.COM - Laptop anda tidak jauh berbeda seperti sebuah mobil pribadi. Semakin sering a...
-
Pernahkah kalian berfikir mengapa susunan keyboard yang sehari -hari yang umumnya kita gunakan dibuat dengan susunan yang seperti itu. Da...
-
Ilmuwan asal China menemukan fosil kutu raksasa yang dikenal dengan nama Pseudopulex Magnus. Hewan tersebut kabarnya memiliki ukuran ...
-
Pendidikan : SMKN-1 MUARA TEWEH Lulus tahun 2011 sekarang sedang melanjutkan study di STMIK Palangkaraya Jurusan : Teknik Infor...
-
Sebagian wanita merasa sulit mendapatkan kepercayaan diri . Inilah yang terkadang membuat kepribadian mereka tidak berkembang secara maksi...



0 komentar:
Posting Komentar